Matahari siang itu bersinar amat terik. Para koloni
semut memiliki untuk tinggal dirumah. Mereka ingin bersantai sambil menikmati
persediaan makanan. Tiba-tiba, bumi terasa seperti bergoyang. Koloni semut pun
panik.
‘’Gempa bumi!!, Gempa bumi!!’’ teriak semua semut.
Mereka berbondong-bondong keluar dari sarang mereka yang berada didalam
tanah.
Namun begitu keluar, mereka kaget. Rupanya, ada
kawanan gajah yang sedang mencari makan disana. Ya! Tadi bukan gempa bumi, melainkan
ulah gajah-gajah itu. Melihat hal itu, ketua koloni semut marah.
‘’Hai Gajah. Pergilah dari sini! Ini daerah kami!’’
seru ketua koloni semut.
‘’Hahaha! Apa kau bercanda, Semut kecil? Hutan ini
milik umum, jadi siapa pun boleh kesini,’’ jawab ketua kawanan gajah.
‘’Tapi kami lebih dulu tinggal di tempat ini!’’ balas
ketua koloni semut.
Namun, kawanan gajah tidak peduli. Mereka menganggap
semut hanyalah binatang kecil. Kawanan gajah pun melanjutkan makan. Mereka
bahkan tak segan-segan sampai menghancurkan rumah koloni semut. Akibatnya,
koloni semut harus berlari tunggang-langgang agar tak terinjak kawanan gajah.
Malam harinya, setelah kawanan gajah pergi, koloni
semut kembali kerumah mereka. Mereka pun berkumpul.
‘’ini tidak bisa dibiarkan. Jika terus seperti ini,
bisa-bisa kawanan gajah menguasai tempat kita,’’ protes salah satu semut. Semua
semut setuju.
‘’Ah! Bagaimana jika kita bicara baik-baik dengan
mereka? Jika tidak berhasil, barulah kita menyerang mereka,’’ ucap ketua koloni
semut.
Semua semut tertegun ragu. Mana mungkin tubuh kecil
mereka dapat melawan para gajah yang besar. Tapi, ketua koloni semut berhasil
menyakinkan koloninya. Koloni semut pun menyusun rencana untuk mengalahkan
kawanan gajah.
Esoknya, kawanan gajah kembali datang. Ketua koloni
semut menghadang, hendak berbicara baik-baik. Sayang,kawanan gajah tak mau.
Akhirnya, koloni semut menyerang kawanan gajah. Koloni
semut menyerang bagian dalam gajah-gajah itu,seperti belalai dan telinga
mereka. Kulit luar gajah memang keras, tapi tidak dengan kulit bagian dalam
mereka. Ketika para semut menggigit kulit bagian dalam, semua gajah kesakitan
dan terjatuh. Saat itulah, kawanan gajah sadar bahwa meskipun kecil, semut tak
bisa diremehkan. Buktinya, kini mereka kalah melawan semut.
PESAN MORAL
Kawan, yang terlihat kecil bukan berarti tidak kuat.
Jadi, jangan meremehkan seseorang yang hanya dari fisiknya,ya

No comments:
Post a Comment