Thursday, February 13, 2020

GAJAH DAN SEMUT



Matahari siang itu bersinar amat terik. Para koloni semut memiliki untuk tinggal dirumah. Mereka ingin bersantai sambil menikmati persediaan makanan. Tiba-tiba, bumi terasa seperti bergoyang. Koloni semut pun panik.

‘’Gempa bumi!!, Gempa bumi!!’’ teriak semua semut. Mereka berbondong-bondong keluar dari sarang mereka yang berada didalam tanah. 

Namun begitu keluar, mereka kaget. Rupanya, ada kawanan gajah yang sedang mencari makan disana. Ya! Tadi bukan gempa bumi, melainkan ulah gajah-gajah itu. Melihat hal itu, ketua koloni semut marah.

‘’Hai Gajah. Pergilah dari sini! Ini daerah kami!’’ seru ketua koloni semut.

‘’Hahaha! Apa kau bercanda, Semut kecil? Hutan ini milik umum, jadi siapa pun boleh kesini,’’ jawab ketua kawanan gajah.

‘’Tapi kami lebih dulu tinggal di tempat ini!’’ balas ketua koloni semut.
Namun, kawanan gajah tidak peduli. Mereka menganggap semut hanyalah binatang kecil. Kawanan gajah pun melanjutkan makan. Mereka bahkan tak segan-segan sampai menghancurkan rumah koloni semut. Akibatnya, koloni semut harus berlari tunggang-langgang agar tak terinjak kawanan gajah.

Malam harinya, setelah kawanan gajah pergi, koloni semut kembali kerumah mereka. Mereka pun berkumpul.

‘’ini tidak bisa dibiarkan. Jika terus seperti ini, bisa-bisa kawanan gajah menguasai tempat kita,’’ protes salah satu semut. Semua semut setuju.

‘’Ah! Bagaimana jika kita bicara baik-baik dengan mereka? Jika tidak berhasil, barulah kita menyerang mereka,’’ ucap ketua koloni semut.

Semua semut tertegun ragu. Mana mungkin tubuh kecil mereka dapat melawan para gajah yang besar. Tapi, ketua koloni semut berhasil menyakinkan koloninya. Koloni semut pun menyusun rencana untuk mengalahkan kawanan gajah.

Esoknya, kawanan gajah kembali datang. Ketua koloni semut menghadang, hendak berbicara baik-baik. Sayang,kawanan gajah tak mau.

Akhirnya, koloni semut menyerang kawanan gajah. Koloni semut menyerang bagian dalam gajah-gajah itu,seperti belalai dan telinga mereka. Kulit luar gajah memang keras, tapi tidak dengan kulit bagian dalam mereka. Ketika para semut menggigit kulit bagian dalam, semua gajah kesakitan dan terjatuh. Saat itulah, kawanan gajah sadar bahwa meskipun kecil, semut tak bisa diremehkan. Buktinya, kini mereka kalah melawan semut.

PESAN MORAL
Kawan, yang terlihat kecil bukan berarti tidak kuat. Jadi, jangan meremehkan seseorang yang hanya dari fisiknya,ya


No comments:

Post a Comment

ライオンとイノシシ

  暑い夏の午後、ライオンとイノシシはとてものどが渇いた。 渇きを癒すための水を探している間、彼らは水を飲むために井戸に来ましたが、同時にそこに到達しました。 彼らは誰が最初に水を飲むかを争います。 すぐに戦いは暴力的な戦いに変わり、彼らはお互いを傷つけ始めました。 戦いは長...